KEGIATAN PELAKSANAAN ADVOKASI, KOMUNIKASI DAN INFORMASI (KIE) PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KB SESUAI KEARIFAN BUDAYA LOKAL SUB KEGIATAN PENGENDALIAN PROGRAM KKBPK (KEGIATAN RAPAT KOORDINASI AUDIT KASUS STUNTING) KOTA PRABUMULIH TAHUN 2024
Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Rabu, 23 Oktober 2024
Jumat, 13 September 2024
Pelayanan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Implan dalam rangka Serentak Hari Kontrasepsi Sedunia Tahun 2024
Pelayanan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Implan dalam rangka Serentak Hari Kontrasepsi Sedunia Tahun 2024
Agenda ini dihadiri oleh Pejabat Walikota Prabumulih, yang di wakili oleh Asisten III Drs. Amilton memberikan apresiasi tinggi atas kinerja Penyuluh KB dan Tenaga Medis dari UPTD Puskesmas yang berhasil menyelesaikan target tersebut. Ia juga mengungkapkan harapannya agar program KBlainnya dapat berjalan secara optimal. Menurutnya program KB memiliki peran penting dalam menentukan kualitas keluarga dan kesehatan masyarakat.
program KB dapat menyelamatkan kehidupan perempuan, meningkatkan status kesehatan ibu, mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, menjarakkan kelahiran, dan mengurangi risiko kematian bayi"
Kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen kita bersama untuk mendukung pencapaian Indonesia Emas 2025 melalui Pelayanan KB yang optimal, kita harap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam aspek kesehatan reproduksi dan Penggunaan alat kontrasepsi ini bukan hanya tentang mencegah kehamilan dan kelahiran tanpa rencana, tapi juga untuk memastikan setiap orang tua benar-benar siap saat anak lahir. Jadi ini akan memberi dampak positif pada pola asuh yang baik dan akhirnya kualitas SDM kita makin baik dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga berdampak pada penurunan kasus stunting di Kota Prabumulih.
Selanjutnya, akseptor yang bersedia menerima pemasangan kontrasepsi jangka panjang (Implan) diberikan bantuan uang transport yang diserahkan secara langsung oleh Asisten III Drs. Amilton didampingi oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Prabumulih Eti Agustina, SKM., M.Kes.
Kamis, 01 Agustus 2024
Kegiatan Pertemuan Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2024
Kegiatan Pelaksanaan Advokasi, Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Pengendalian Penduduk dan KB sesuai Kearifan Budaya Lokal Sub Kegiatan Advokasi Program KKBPK kepada Stakeholders dan Mitra Kerja melalui Kegiatan Pertemuan Koordinasi TPPS di Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2024
Stunting menjadi determinan yang penting dalam menentukan kesuksesan Indonesia Emas 2045. Dampak jangka pendek balita yang mengalami stunting adalah perkembangan sel otak yang terhambat, sehingga tingkat kecerdasannya tidak optimal sedangkan dalam jangka panjang, kemampuan kognitif anak akan lebih rendah sehingga menurunkan produktivitasnya di usia dewasa Kedua Dampak dari Stunting tersebut yang akan memengaruhi kualitas rakyat Indonesia
Rabu, 31 Juli 2024
Kegiatan Pelaksanaan Advokasi, Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Pendendalian Penduduk sesuai Kearifan Budaya Lokal Sub Kegiatan Pengendalian Program KKBPK melalui Kegiatan Dukungan Manajemen
Kegiatan Pelaksanaan Advokasi, Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Pendendalian Penduduk sesuai Kearifan Budaya Lokal Sub Kegiatan Pengendalian Program KKBPK melalui Kegiatan Dukungan Manajemen
Suksesnya Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Kota Prabumulih selama ini tidak lepas dari peran dukungan dari stakeholders dan mitra kerja di Kota Prabumulih.


.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)





